Sikapi PTMT Di Sekolah : Ini kata Kordinator Wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Babat Supat

Adaberita.co l Muba – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin pada bulan Agustus lalu telah memberikan kesempatan kepada sekolah untuk menggelar pembelajaran tatap muka terbatas.

 

Dengan itu, seluruh sekolah di Kabupaten Musi Banyuasin telah menggelar pembelajaran tatap muka terbatas. Salah satunya, sekolah yang ada di Kecamatan Babat Supat.

 

“Di wilayah Kecamatan Babat Supat ada 35 Sekolah Dasar (SD) dan 13 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang telah menggelar pembelajaran tatap muka terbatas. Semua itu terealisasi atas persetujuan semua orang tua siswa,” ujar Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Babat Supat H Hasan Basri SPd MPd saat diwawancarai awak media dikantornya, Senin (20/09/2021).

 

Ia mengatakan, bahwa setiap sekolah yang menggelar prosesi pembelajaran tatap muka terbatas tersebut sudah memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin.

 

“Semua persyaratan telah lengkap, mulai dari perlengkapan protokol kesehatan, dan lainnya. Jadi, setiap siswa yang mau memasuki lingkungan sekolah diwajibkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu, di cek suhu badan, dan memakai masker. Jika ada suhu siswa yang melebihi standar suhu, maka pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan pihak kesehatan,” ucapnya.

 

“Siswa juga tidak boleh membeli makanan dari luar sekolah, jadi siswa diwajibkan membawa makanan dari rumah. Selain itu, pihak sekolah juga harus menekankan kepada seluruh siswa untuk datang tepat waktu dan pada saat jam pulang harus langsung pulang ke rumah. Semua itu kita tekankan untuk menghindari terjadinya kerumunan,” sambungnya.

 

Ia juga menghimbau kepada seluruh kepala sekolah untuk ikut serta mensosialisasikan kepada siswa tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Mengingat saat ini wilayah kita masih dalam situasi pandemi Covid-19. (Evan)

 

Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *