4 Desa dalam kecamatan Lais,Siap Jadikan Sampah Sebagai Pendukung Ekonomi Masyarakat

AdaBerita.co l Muba – 4 Desa di Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin lakukan pelatihan pengelolaan lingkungan hidup bersih bebas dari sampah yang digelar di ruangan kelas UPT SMK 8 Muba, Jum’at (02/07/2021).

Acara tersebut diisi oleh 4 narasumber diantaranya 3 orang dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa , dan Camat Kecamatan Lais Demoon Herdian Eka Suza SSTP MSi. 4 Desa yang mengikuti pelatihan tersebut diantaranya, Desa Teluk Kijing III, Desa Purwosari, Desa Lais, dan Desa Lais Utara. Acara yang menggunakan anggaran Dana Desa Tahun Anggaran 2021 tersebut diikuti oleh setiap desa sebanyak 25 orang yang terdiri dari, Bumdes, Posyantek, PKK, KPM, Relawan Covid, BPD, Kadus, Karang Taruna, dan Bidan Desa.

 

Benyansenen SE MSi salah satu narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam penyampaiannya mengambil tema Teknologi Tepat Guna Dalam Pengelolaan Sampah.

 

Ia mengatakan, bahwa pelatihan tersebut dapat berguna bagi masyarakat untuk memanfaatkan sampah yang selama ini dianggap tidak berguna.

 

” Teknologi Tepat Guna Dalam Pengelolaan Sampah maksudnya ialah sampah organik dan non organik dapat menjadi nilai ekonomis yang nantinya dapat membantu perekonomian masyarakat. Contoh sisa-sisa makanan dan sisa sayuran yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku atau bahan makanan Maggot yang nantinya dapat dipergunakan untuk makanan ayam, ikan, bebek. Itu artinya Maggot dapat dibudidayakan yang nantinya dapat dijual dan menghasilkan rupiah,” katanya.

 

Selain itu, kata dia, sampah non organik juga dapat menjadi nilai jual yang tinggi jika nantinya masyarakat dapat mengelola sampah tersebut menjadi kerajinan tangan.

 

” Plastik minuman dapat digunakan untuk membuat tempat tisu, ban bekas dapat menjadi pot bunga atau kursi, dan tali dapat dianyam menjadi tas. Itu artinya sampah dapat diatasi sejak dini dan sampah bisa bernilai ekonomis,” jelasnya.

 

” Kita berharap agar masyarakat untuk peduli terhadap sampah dan sampah dapat dimanfaatkan bagi siapa saja. Seperti ibu-ibu rumah tangga bisa membudidayakan Maggot dari sisa-sisa makanan atau sayuran,” harapnya.

 

Ditempat yang sama, Camat Lais Demoon Hardian Eka Suza SSTP MSi yang juga menjadi narasumber dalam acara tersebut dengan mengambil tema

Manajemen Lingkungan yang Bersih dan Sehat Melalui Pengelolaan Sampah yang Berdaya Guna dan Berhasil Guna.

 

Dalam penyampaiannya ia mengatakan, bahwa tujuan pengelolaan sampah ialah mewujudkan kualitas lingkungan yang bersih dan sehat. Mengedukasi kepada masyarakat tentang tanggung jawab pengelolaan sampah.

 

“Dalam pengelolaan sampah selain untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, juga dapat meningkatkan kesehatan masyarakat, meningkatkan penegakan hukum terhadap setiap pelaku pencemaran lingkungan hidup dan menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup,” ujar pria yang akrab disapa Demoon ini.

 

Ia juga mengajak seluruh masyarakat di Kecamatan Lais untuk bersama-sama memanfaatkan sampah dan jangan membuang sampah disembarang tempat karena akan berdampak buruk terhadap sesama.

 

” Penanganan sampah yang tidak baik akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat di sekitarnya yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi kesehatan, seperti penyakit diare, tifus, kolera, penyakit jamur, dan penyakit cacingan,” ucapnya.

 

 

Sementara itu, Kepala Desa Lais Hasrullah SE, mengatakan pihak pemerintah desa siap untuk mensupport masyarakat Desa Lais untuk bersama-sama memanfaatkan sampah yang ada.

 

“Kami dari pemerintah desa akan selalu mendukung penuh setiap kegiatan yang positif demi untuk memajukan desa dan kesejahteraan masyarakat Desa Lais. Saya berharap kepada masyarakat khususnya masyarakat Desa Lais untuk bersama-sama memanfaatkan sampah atau mengelola sampah menjadi barang yang bernilai tinggi dan menjadikan sampah sebagai pendukung tambahan ekonomi bagi masyarakat ,” pungkasnya.

 

Red/Ev

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *